6 Tips Penting Agar Mendapatkan Foto Prewedding Murah

Foto prewedding yang bagus merupakan dambaan setiap pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan, baik untuk tujuan cetak besar untuk dipajang pada gedung tempat resepsi pernikahan maupun sekedar untuk cetak undangan. Nah untuk mendapatkan foto prewedding yang bagus tersebut tentu juga membutuhkan biaya yang kadang tidak sedikit. Walaupun ada berbagai tawaran paket maupun sedang ada promo foto prewedding, tapi tetap saja biaya foto prewedding akan terasa sedikit membebani pengeluaran. Namun apabila kita mengetahui kebutuhan kita sendiri terkait tujuan foto prewedding itu sendiri, maka niscaya kita akan bisa menekan biaya untuk foto prewedding tersebut, bahkan bisa mendapatkan harga yang terbilang murah. Nah apa saja yang perlu dilakukan untuk mendapatkan foto prewedding murah tersebut? Berikut kami berikan tips-tipsnya.

1. Cari lokasi yang gratis

Berhubung saat ini foto prewedding semakin populer dan menjadi semacam kebutuhan wajib bagi pasangan calon pengantin, maka pihak- pihak yang mengelola lokasi foto prewedding seperti bangunan wisata budaya, candi, taman, kebun binatang, hotel, dan sebagainya secara resmi telah menarik pungutan untuk biaya ijin pemotretan prewedding di lokasi tersebut. Tarifnya pun terbilang cukup membebani, yaitu mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk sekali sesi foto prewedding. Nah untuk mengakali anggaran perijinan tersebut maka bisa mencari alternatif lokasi pemotretan yang free of charge alias gratisan yang tentunya masih banyak tersedia di setiap kota, baik itu berupa taman kota, areal persawahan, padang ilalang, pantai, hutan, dan sebagainya. Untuk mencari lokasi foto prewedding yang gratis ini kita bisa berkonsultasi dengan fotografer atau studio foto yang akan kita gunakan jasanya karena mereka memiliki pengetahuan yang cukup akan hal- hal teknis seperti ini.

2. Pilih album dan cetak foto sesuai kebutuhan

Terkadang dalam paket foto prewedding yang ditawarkan oleh fotografer maupun studio foto sudah menyertakan cetak besar foto beserta frame maupun album foto dalam paket- paket foto prewedding yang mereka sediakan. Kadang beberapa fasilitas dalam paket tersebut tidak menjadi prioritas kebutuhan kita, namun masuk dalam anggaran karena masuk paket. Misalnya ketika kita tidak membutuhkan cetak besar dengan frame karena memang tidak ingin memajang foto prewedding di lokasi resepsi pernikahan, maka kita bisa meminta pihak fotografer atau studio foto untuk mengurangi fasilitas cetak besar dan frame tersebut sehingga akan mengurangi biaya paket. Begitu juga untuk cetak album foto. Apabika kita merasa tidak begitu membutuhkanya, maka kita bisa melakukan hal yang sama yaitu sebagai pengurangan harga paket foto prewedding sehingga menjadi lebih murah dari yang seharusnya .

3. Pakai busana yang kita miliki sendiri tanpa sewa

Hal selanjutnya yang bisa meminimalkan anggaran foto prewedding menjadi lebih murah yaitu terkait busana yang kita kenakan saat pemotretan. Kadang anggapan orang akan sebuah foto prewedding yang bagus itu harus glamor dengan setelan gaun dan jas mewah. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Apabila harus menuruti busana glamor tersebut, tentu saja hal ini akan sangat membebani anggaran foto prewedding kita. Untuk sewa satu pasang gaun dan jas saja tarifnya hampir satu juta rupiah. Nah untuk meminimalisir anggaran maka kita bisa menggunakan baju casual yang kita miliki sebagai alternatif. Asal konsep dibuat dengan baik dan fotografernya handal maka dengan baju casual sederhana pun akan tercipta karya foto prewedding yang menawan dan tidak ada kesan murahan.

4. Konsep foto sederhana

Konsep foto ini berkaitan dengan poin nomer 3 diatas yaitu busana. Apabila anda ingin meminimalkan anggaran dengan menggunakan busana casual yang anda miliki, maka dalam hal konsep anda bisa meminta yang sederhana saja. Nanti sang fotografer akan memberikan masukan- masukan kira- kira konsep seperti apa yang sesuai dengan baju yang akan kita gunakan untuk menghasilkan foto yang terbaik. Selain itu konsep foto prewedding sederhana terkait dengan properti foto yang digunakan. Kadang untuk pemotretan prewedding berkonsep glamor atau klasik membutuhkan berbagai properti foto sewaan seperti mobil klasik, mobil sport, dan berbagai properti lainya yang membutuhkan biaya sewa tidak sedikit. Dengan konsep yang sederhana ini tentu kebutuhan akan properti foto juga tidak seribet dan semahal konsep mewah tersebut sehingga biaya foto prewedding yang dikeluarkan tentu menjadi lebih murah.

5. Make up minimalis

Make up ini masih berkaitan dengan konsep foto prewedding. Untuk meminimalkan anggaran foto prewedding dengan konsep yang sederhana, maka make up yang dibutuhkan pun bisa make up sederhana atau minimalis. Berbeda dengan make up glamor yang biasanya cukup mahal dan butuh make up artis untuk selalu mendampingi, maka untuk menghemat anggaran kita bisa melakukan make up sederhana di salon sebelum sesi pemotretan. Selama sesi foto prewedding kita tinggal merapikan saja dengan perlengkapan make up yang kita miliki.

6. Sediakan sarana transportasi sendiri

Hal selanjutnya yang bisa kita lakukan untuk menghemat anggaran untuk mendapatkan foto prewedding murah yaitu dalam hal sarana transpotasi untuk keperluan pemotretan prewedding outdoor. Dalam paket yang ditawarkan oleh fotografer atau studio foto biasanya ada paket- paket yang menyertakan transportasi berupa mobil untuk pasangan calon pengantin serta fotografer beserta asistenya. Nah apabila kita memiliki mobil sendiri yang memiliki kapasitas cukup, maka kita bisa meminta pihak fotografer atau studio foto untuk mengurangi biaya transportasi tersebut karena sudah kita sendiri yang menyediakan. Namun hal ini juga membawa konsekuensi yaitu kita harus memfasilitasi transportasi untuk fotografer dan asistenya berupa penjemputan fotografer dan asisten, serta peralatan yang mereka bawa.

Demikian beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk menghemat anggaran foto prewedding sehingga mendapatkan foto prewedding yang lebih murah. Tips tersebut juga berlaku untuk semua pilihan paket foto prewedding, mulai dari yang paling murah hingga paket premium. Intinya adalah dengan mengetahui secara pasti tujuan kita melakukan foto prewedding tersebut. Namun demikian tentu saja hal yang pokok adalah tetap memperhatikan kualitas hasil foto dibandingkan harga yang murah. Semoga bermanfaat.

2.012 views