Sekilas Tentang Fotografi Prewedding

Tidak banyak sumber yang menyebutkan dengan jelas tentang sejarah asal muasal fotografi prewedding, sebuah genre fotografi yang mulai dikenal di Indonesia pada awal tahun 2000 an ini. Sebenarnya istilah prewedding sendiri hanya populer di Indonesia. Hal ini dikarenakan tradisi luar sebenarnya justru tidak menaruh perhatian khusus pada adanya momen foto sebelum prosesi pernikahan ini. Adapun untuk luar negeri, khususnya dalam budaya barat hal yang serupa lebih sering disebut engagement photo.

Fotografi prewedding sendiri sebenarnya merupakan perluasan dari fotografi pernikahan.  Hal ini menjadi ceruk bisnis baru yang cukup menjanjikan bagi para fotografer. Karena merupakan bagian dari fotografi pernikahan, maka biasanya foto prewedding dan pernikahan menjadi satu paket yang dipercayakan pada fotografer atau studio foto yang sama. Namun demikian hal tersebut tidaklah menjadi keharusan.

Tujuan foto prewedding

Apapun istilahnya, pada intinya genre fotografi sebelum pernikahan ini umumnya memiliki beberapa tujuan yang hampir sama. Beberapa tujuan foto prewedding tersebut diantaranya adalah:

  1. Mengabadikan momen kebahagiaan menyambut kehidupan baru yang akan segera dijalani oleh kedua calon pengantin. Pernikahan merupakan suatu momen dalam hidup yang diharapkan akan menciptakan kebahagiaan dan dapat mencapai tujuan bersama nantinya. Momen-momen indah ini merupakan simbolisasi akan pengharapan kebahagiaan serupa dimasa-masa kehidupan mendatang yang akan mereka jalani.
  2. Untuk keperluan seputar acara pernikahan. Dalam sebuah prosesi pernikahan, ada berbagai keperluan yang biasanya menggunakan foto kedua mempelai, seperti undangan pernikahan, cetak souvenir, maupun cetak besar sekedar sebagai pajangan dalam gedung atau lokasi tempat dilangsungkanya prosesi pernikahan.

Tema dan konsep foto prewedding

Dalam dunia fotografi profesional, konsep dan tema menjadi perhatian khusus dalam membuat sebuah karya foto, termasuk di dalamnya foto prewedding. Tema dan konsep tersebut sangatlah beragam dan tidak terbatas, tergantung imajinasi sang fotografer ,dan tentu saja anggaran klien. Namun secara umum konsep dan tema yang dipakai lazimnya mengusung suasana keceriaan dan keharmonisan kedua pasangan yang akan melangsungkan pernikahan, walaupun tentu saja ada konsep yang di luar kebiasaan alias out of the box . Hal ini juga bertujuan agar pernikahan yang akan dilangsungkan nantinya akan membawa mereka kepada tujuan hidup berumah tangga yang harmonis dan sesuai yang diharapkan.

Dalam hal tema dan konsep ini hal penunjang yang sangat vital yaitu seperti  wardrobe, make up artist, serta properti foto yang diperlukan. Dengan busana, rias, serta properti yang mendukung, dan tentu saja fotografer berpengalaman maka akan dapat tersaji sebuah karya foto yang indah dan berkesan. Hasil foto yang indah dan berkesan ini tentu saja akan menjadi one life moment yang tak ternilai harganya dikemudian hari ketika masa muda sudah berlalu.

Lokasi

Sebagaimana tema dan konsep foto, maka dalam hal lokasi pun foto prewedding sangatlah tidak terbatas. Ada yang cukup melakukanya di studio indoor dengan berbagai latar yang dinginkan, namun banyak pula yang lebih memilih untuk mengambil tempat-tempat yang cukup terkenal keindahanya untuk keperluan foto mereka. Tempat-tempat tersebut mulai dari taman kota, landmark atau ikon sebuah daerah, tempat wisata, pantai, padang rumput, dan lain sebagainya.

Dalam hal pemilihan lokasi ini, selain disesuaikan dengan tema dan konsep juga tergantung dari keinginan dan tentu saja anggaran yang disanggupi atau dialokasikan oleh klien yang menginginkan untuk difoto. Mulai dari yang beranggaran minim dengan mengambil lokasi yang free of charge alias gratisan, hingga lokasi yang membutuhkan biaya besar yaitu pemotretan di lokasi-lokasi eksotis di luar negeri yang terkenal dengan keindahan tempat wisata atau ikon negara tersebut.

Tarif

Tarif jasa fotografer dalam melakukan foto prewedding merupakan salah satu hal yang menjadi pertimbangan bagi klien untuk memilih menggunakan jasa mereka atau tidak. Tidak ada patokan standar mengenai tarif dalam fotografi pra nikah ini, mulai yang dibawah kisaran 2 juta rupiah  hingga puluhan, dan bahkan ratusan juta rupiah untuk sebuah kontrak kerja foto prewedding. Secara umum, tarif yang diajukan oleh seorang fotografer akan dipengaruhi oleh berbagai hal , diantaranya yaitu konsep dan tema, lokasi, properti foto, serta hal yang pokok yaitu menyangkut kredibilitas dan portfolio seorang fotografer. Semakin bagus kredibilitas dan portfolio seorang fotografer, maka otomatis akan semakin tinggi pula tarif yang diajukan fotografer tersebut.

Demikian sedikit ulasan tentang fotografi prewedding semoga bisa menjadi referensi anda.

1.641 views